Universitas Rokania
Dampak Phubing di Kalangan Ibu Rumah Tangga
Artikel Mhs

Dampak Phubing di Kalangan Ibu Rumah Tangga

calendar_today08 November 2019 schedule2 menit baca visibility2,079 dilihat

Era teknologi saat ini sudah merambah pada seluruh lapisan masyarakat termasuk ibu-ibu rumah tangga. Phubbing adalah ketergantungan terhadap penggunaan gadjet yang berlebihan. Penggunaan gadjet yang berlebihan ini berakibat kurang baik untu...

Bagikan

Era teknologi saat ini sudah merambah pada seluruh lapisan masyarakat termasuk ibu-ibu rumah tangga. Phubbing adalah ketergantungan terhadap penggunaan gadjet yang berlebihan. Penggunaan gadjet yang berlebihan ini berakibat kurang baik untuk perkembangan kehidupan rumah tangga yang bahagia.   Kita ketahui dalam smartphone sangat banyak aplikasi berupa game atau medsos yang membuat ibu rumah tangga merasa betah berlama-lama di depan handphone. Semua aplikasi itu mampu menyihir ibu-ibu untuk menunda-nunda aktivitas rumah.

Kesibukan terhadap media sosial membuat ibu-ibu tak kenal waktu.  Berdasarkan pengamatan di lapangan, ada beberapa ibu rumah tangga yang sudah demam terhadap gadjet dan ketergantungan. Mereka tidak bisa kalau tidak ada gadjet di genggamannya. Ibu-ibu sibuk dan banyak terpengaruh medsos  seperti facebook ,youtube, histagram dan media sosial lainnya. Semua kesibukan itu membuat ibu rumah tangga lalai dengan semua aktivitas rumah. Pengaruh lainnya yaitu ibu-ibu akan lupa dengan aktivitas yang seharusnya mengurus rumah atau anaknya akan terkendala hanya karna melihat beranda sosial, status dan komentari postingan orang lain. Akibat pengaruh gadjet ini bisa menghancurkan keharmonisan rumah tangga, anak-anak kurang diperhatikan, dan bahkan uang belanja juga habis untuk beli paket internet. 

Akibat terlalu phubing ini banyak yang terlupakan, yang dekat akan terasa jauh dan jauh akan terasa dekat.  Mengapa demikian, hal ini disebabkan perhatian ibu-ibu yang kurang kepada keluarga dan anak-anak, lebih dominan fokus pada gadjet. Tidak mau  bersosialisasi dengan lingkungannya. Hal lainnya yang paling kronis yaitu saat berbicara dengan orang lain seolah acuh tak acuh dan ini semua yang membuat renggang diantara sebuah hubungan keluarga, tetangga dan masyarakat.  

Mengatasi agar ibu rumah tangga ini tidak terpengaruh budaya phubbing yaitu ibu-ibu mengatur waktu untuk main medsosnya,  memprioritaskan pekerjaan mengurus rumah dan keluarga, atau menyelesaikan semua pekerjaan di awal waktu (pagi hari), menyibukkan waktu dengan kegiatan keagaamaan seperti wirid pengajian, dan mengurangi intensitas dengan gadjet. Melalui kegiatan positif ini bisa membantu terciptanya rumah tangga sakinah, mawadah, dan warahmah, warabbungafur,Insyaallah.

Mertika Sari

Baca juga

Artikel Lainnya

Sinergi Perguruan Tinggi Riau: Universitas Rokania dan Institut Kesehatan dan Teknologi Al Inssyirah Jalin Kolaborasi Tridarma
Berita
calendar_today04 Juli 2026

Sinergi Perguruan Tinggi Riau: Universitas Rokania dan Institut Kesehatan dan Teknologi Al Inssyirah Jalin Kolaborasi Tridarma

Pekanbaru, 29 Oktober 2025 — Universitas Rokania menegaskan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi strategis di bidang tri dharma perguruan tinggi melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Institut Kesehatan dan Teknologi...

Baca selengkapnya arrow_forward
Dorong Dual Degree dan Riset Global, Fakultas Ilmu Komputer Universitas Rokania Teken MoU dengan INTI International University
Berita
calendar_today17 Desember 2025

Dorong Dual Degree dan Riset Global, Fakultas Ilmu Komputer Universitas Rokania Teken MoU dengan INTI International University

Kuala Lumpur, Rabu 17/12/2025 Fakultas Ilmu Komputer Universitas Rokania secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Faculty of Computer Science INTI International University. Penandatanganan MoU in...

Baca selengkapnya arrow_forward
Peningkatan Mutu Dosen: Lima Dosen Universitas Rokania Validasi Dokumen Kenaikan Pangkat di LLDIKTI Wilayah 17 Riau dan Kepulauan Riau
Berita
calendar_today10 November 2025

Peningkatan Mutu Dosen: Lima Dosen Universitas Rokania Validasi Dokumen Kenaikan Pangkat di LLDIKTI Wilayah 17 Riau dan Kepulauan Riau

Pekanbaru – Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah 17 menggelar kegiatan validasi dokumen kenaikan pangkat dosen yang bertempat di Politeknik Pengadaan Nasional Pekanbaru. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan perguruan tinggi d...

Baca selengkapnya arrow_forward
Universitas Rokania Raih Penghargaan Pelaporan PDDIKTI Ganjil 2024 Terbaik Ketiga pada Rapat Kerja LLDIKTI Wilayah XVII di Pekanbaru
Berita
calendar_today29 Oktober 2025

Universitas Rokania Raih Penghargaan Pelaporan PDDIKTI Ganjil 2024 Terbaik Ketiga pada Rapat Kerja LLDIKTI Wilayah XVII di Pekanbaru

Pekanbaru, 29 Oktober 2025 — Prestasi kembali diraih oleh Universitas Rokania dalam ajang bergengsi Rapat Kerja Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XVII yang diselenggarakan di Hotel Grand Central Pekanbaru, Rabu (29/10/2025...

Baca selengkapnya arrow_forward